Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Slot Deposit Pulsa Tanpa Potongan

Baudet du Poitou - Keledai dengan rambut gimbal

 


LVONews - Poitou, atau Baudet du Poitou adalah jenis keledai Prancis yang dikenal terutama karena ukurannya yang besar dan bulunya yang khas, yang jika dibiarkan tidak rapi dalam waktu lama, akan membentuk rambut gimbal.

Awalnya dibesarkan di wilayah Poitou di Prancis, Baudet du Poitou pernah sangat dicari di seluruh dunia, karena ukuran dan kekuatannya. Sebelum revolusi industri, keledai Poitou dibesarkan untuk digunakan dalam pembiakan bagal besar yang dikenal sebagai Poitevin, yang pernah "dianggap sebagai yang terbaik dan terkuat di Prancis", dan diekspor ke berbagai negara untuk pengembangan ras keledai dan keledai lainnya. Di bekas provinsi Poitou, peternak keledai secara tradisional akan membiarkan bulu hewannya tidak rapi, menyebabkan rambut panjang mereka membentuk gumpalan berbulu yang dikenal sebagai 'cadenettes' atau rambut gimbal. Ini kadang-kadang akan tumbuh begitu lama hingga mencapai tanah.

Pada paruh abad ke-20, mekanisasi telah menyebar luas sehingga pekerja pembiakan keledai tidak lagi masuk akal secara finansial, sehingga banyak peternak meninggalkan atau membunuh hewan mereka. Poitou sangat terpukul oleh peristiwa ini, dan pada tahun 1977 sebuah survei menemukan bahwa hanya ada 44 spesimen yang tersisa di seluruh dunia.


Berkat upaya konservasi yang dimulai oleh sejumlah pemula dan organisasi publik dan swasta, Poitou dibawa kembali ke tepi, dan saat ini ada ratusan dari mereka yang tinggal di berbagai negara di sekitar. Giorgia Podico, seorang dokter hewan yang mengejar spesialisasi dalam theriogenology, mengatakan kepada University of Illinois di Urbana Champaign bahwa trah ini masih diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah, karena populasinya saat ini berada di bawah 500 di seluruh dunia.



Saat ini, keledai Baudet du Poitou dibiakkan terutama karena keindahan dan nilai sejarahnya. Bulu yang dulunya dihargai karena rambut gimbalnya yang panjang ini kini dilapisi oleh peternak untuk tujuan higienis, tetapi masih ada yang membiarkan hewannya menumbuhkan cadenette tradisionalnya.



Rupanya, bulu lebat adalah ciri yang dominan sehingga bahkan 1/8 keledai Poitou pun dapat menunjukkannya. Para peneliti telah menemukan bahwa itu disebabkan oleh dua mutasi resesif pada gen FGF5 (faktor pertumbuhan fibroblast 5).




Source : Oddity Central




Berita ini dipersembahkan oleh LVOBet - Situs Bandar Judi Online Terpercaya Deposit Pulsa Tanpa Potongan Telkomsel & XL.

Mainkan beragam jenis permainan seru hanya dengan 1 ID saja. LVOBet menerima Deposit Via Pulsa, Deposit Via GoPay, Deposit Via OVO, Deposit Via LinkAJA.

Post a Comment

0 Comments

Search This Blog